Mengenal Keluarga BSD


  • SPYRO KiD
  • admin[~@t~]spyrozone[~d.t~]net
  • Wednesday, December 1st, 2004
  • CopyLEFT (c) 2011++ www.spyrozone.net All Rights Reserved


Selama pertengahan tahun 70an, Ken Thompson memperkenalkan UNIX ke University of California di Berkeley. Pada tahun 1978, mahasiswa Berkeley memulai membuat custom UNIX release, dan pada tahun 1980, Berkeley menangani kontrak kerjasama dengan DOD (Departemen of Defense) untuk masalah penggunaan TCP/IP pada BSD, dan menghasilkan standar operating system untuk komputer-komputer di Departemen tersebut. Dengan release 4.3BSD dan Berkeley Networking Release 2 tapes (yang dikenal sebagai Net/2), Berkeley menciptakan operating system yang hampir menyamai AT&T code.

Banyak orang berpendapat salah mengenai BSD. Pada kenyataannya, sejarah mengenai BSD kembali pada tahun 1982, dimana Bill Jolitz pertama kali mengumumkan mengenai keinginannya untuk membuat versi “FREE” dari Berkeley Software Distribution untuk mesin 386.

:: Berkeley Software Distribution

Berkeley Software Distribution asli dimulai sebagai bagian dari modifikasi AT&T Unix Software, sebelum berkembang menjadi proyek yang independen. Sayangnya, AT&T masih memegang lisensi untuk UNIX, bertentangan dengan Berkeley Software Design Inc. (BSDI) yang mengklaim bahwa Berkeley Software Distribution juga termasuk source code AT&T. Kasus ini sempat dibawah ke pengadilan, dan hasilnya Bill Jolitz berwenang untuk mengambil bagian dari software yang bukan AT&T dan mengembalikannya menjadi free UNIX. Ini adalah awal lahirnya modern BSD.

:: FreeBSD

Pengembangan FreeBSD melibatkan banyak sekali pihak. Biasanya mereka adalah programmer individu berkemampuan tinggi yang dikenal sebagai commiters. Commiters dipilih oleh FreeBSD Core Team dan memiliki wewenang langsung untuk melakukan perubahan-perubahan pada system.

Sejarah kelahiran FreeBSD berawal pada tahun 1992 ketika Jordan K Hubbard, Rod Grimes, dan Nate Williams (mereka adalah orang-orang yang menangani proyek 386BSD) merilis sebuah paket yang dikenal sebagai “Unofficial 386BSD Patchkit”. Dari sanalah lahir mekanisme baru yang membentuk “386BSD 0.5”. Namun pada tahun 1993 Jolitz mencabut persetujuannya pada proyek patchkit tersebut. David Greenman lalu mengajukan suatu usulan sebuah operating system baru dengan basis patchkit tersebut, dan lahirlah “FreeBSD”.

Jordan K Hubbard dan David Greenman (Walnut Creek) akhirnya membentuk suatu kerjasama. Mereka mempersiapkan sebuah proyek distribusi CDROM FreeBSD versi 1.0 yang dirilis pertamakali pada bulan Desember 1993. Kemudian pada bulan November 1994, versi kedua dirilis. Versi 2.0 ini tidak lagi berbasis Net/2, namun diupgrade menjadi 4.4BSD.

FreeBSD adalah sistem operasi yang free, open source dan tentu saja sangat tangguh dan robust. Dari daftar NETCRAFT, FreeBSD tercatat sebagai satu-satunya OS Free yang tercantum sebagai webserver dengan uptime terpanjang. FreeBSD dapat dijalankan di prosesor kompatibel dari keluarga intel x86, seperti halnya DEC Alpha, prosesor Sun UltraSPARC, IA64 dan AMD64.

:: NetBSD

Ketika Jolitz dan yang lainnya berfokus pada 386BSD, ada kelompok lain yang bekerja pararel dengan melakukan porting 386BSD ke Macintosh. Pengembangan ini juga dilanjutkan pada base system Atari ST, Amiga, dan PC. Dan ketika FreeBSD masih terus berkonsentrasi pada mesin-mesin Intel, NetBSD menyediakan dukungannya untuk mesin-mesin dengan platform yang lain.

Proyek NetBSD juga mengembangkan Mach-based virtual memory system, selain ada proyek lain yang cukup besar yaitu KAME. KAME bertujuan untuk memperkenalkan IPv6, IPSec untuk IPv4 dan IPv6 dan pengembangan implementasi TCP/IP pada dunia UNIX.

:: OpenBSD

Pada awal 1990, Theo de Raadt bertanggunjawab untuk melakukan porting NetBSD pada mesin-mesin SPARC. Namun karena terjadi ketidakcocokan antara Theo dan NetBSD core team untuk masalah pengembangan NetBSD, membuat Theo hengkang dengan mendirikan proyek baru bernama OpenBSD.

OpenBSD lebih memfokuskan pada tujuan memproduksi sebuah operating system yang secure. Pada awal 1996, OpenBSD team membuat analisa baris-per-baris untuk setiap source code yang disertakan untuk menghindari adanya potensi bugs dan security hole. Dengan tujuan menemukan bugs sebelum orang lain menemukannya, membuat OpenBSD semakin matang dengan konsep “secure by default”-nya.

OpenBSD juga mengembangkan porting ke banyak mesin, hal ini sepertinya terinfluence dengan pengembangan NetBSD mengingat OpenBSD juga lahir dari NetBSD, telah banyak mesin-mesin Motorola 86k, VAX, dan Intel yang berhasil diinstall OpenBSD sebagai operating systemnya.

:: Referensi

  • Bsdee.. Bsdee.. Bsdee.. – Jim Geovedi – CoreBSD Team Indonesia
  • Jennifer Myers, “UNIX Reference Desk”
  • Wes Peters, “The Daemon’s Advocate”
  • James Howard, “The BSD Family Tree”
  • BSDSearch, “BSD Advocacy”
  • Google!!@#$$


//E.O.F